Showing posts with label internet. Show all posts
Showing posts with label internet. Show all posts
Tuesday, January 23, 2018
Pemasangan point to point jarak 25 km
Posted on 12:49 AM by Rianton busma
Wednesday, May 27, 2015
WiFi Point to Point dan Point to Multipoint
Posted on 9:51 AM by Joko
Akses internet sekarang sudah seperti kebutuhan pokok. Akses ke informasi menjadi satu faktor yang sangat penting dalam mengambil keputusan dalam pekerjaan dan bisnis. Hal ini tidak bisa lagi dihindarkan. Informasi menjadi komoditi yang mahal. Namun lagi-lagi, tidak semua wilayah bisa mendapat akses ini. Kalau di kota-kota besar bisa dipastikan dari sudut ke sudut kota ada jaringan kabel Telkom (speedy), yang kini sudah berevolusi menjadi paket hiburan dan internet (Indiehome), juga akses internet wireless oleh penyedia layanan GSM dengan teknologi 4G yang digadang-gadang mampu menembuskan data hingga ratusan Mbps.
Namun bagaimana dengan kawasan pedesaan?
Mencari sinyal GSM saja payah, kalaupun dapat sinyal, mentok hanya sampai 2,75 G alias Edge yang kecepatannya bisa membuart bosan.
Lalu muncullah teknologi WiFi jarak jauh dengan berbagai kombinasinya. Ada Point to point, ada point to multipoint dengan antena grid dan lain sebagainya.
| Sistem pemancar sinyal WiFi Point to Multipoint |
Apa dan bagaimana sistem ini bekerja?
Saya akan menjelaskan berdasarkan pengalaman kami saja. Karena halaman ini juga sebenarnya untuk promosi layanan kami.
Saya akan menjelaskan berdasarkan pengalaman kami saja. Karena halaman ini juga sebenarnya untuk promosi layanan kami.
Ketika ada pelanggan yang ingin memasang internet di rumahnya, atau ingin membuka usaha warnet di wilayah terisolir dari internet Telkom (Speedy/Indiehome), maka kami menyarankan untuk menggunakan sistem pemancar WiFi agar mereka bisa terkoneksi ke internet.
Kami akan menawarkan pemasangan tower triangle jika kawasan domisili si pelanggan memang jauh, kontur buminya tidak rata atau banyak penghalang.
![]() |
| Contoh tower triangle |
Lalu bagaimana proses kerjanya?
![]() |
| Gambar skema internet point to point |
Pada prinsipnya setiap koneksi internet harus berasal dari penyedia jasa layanan internet, dalam hal ini untuk kawasan Pasaman Barat kami memakai Telkom Speedy. Dari koneksi modem Speedy, kami akan menyambungkan langsung ke antena WiFi Grid untuk kemudian dipancarkan ke titik penerima (rumah/sekolah/warnet pelanggan).
Jarak maksimal yang pernah kami tembus dengan sistem Tower+WiFi Grid ini adalah kurang lebih 18 Kilometer dari Simpang Ampek ke Sasak. Sampai saat ini pelanggan kami di Sasak masih terhubung ke internet dengan baik dan tidak ada masalah.
Lalu bedanya dengan Point to Multipoint?
Hampir sama saja cara pemasangannya, hanya saja antena dan spesifikasi alatnya berbeda. Kalau Point to point hanya ada satu lawan satu koneksi, pada point to multi point, satu antena pemancar akan dipancarkan ke lebih dari satu penerima. Teknik ini biasanya digunakan dalam RT-RW Net, alias berbagi koneksi internet sekampung.
![]() |
| Skema Point to Multipoint |
Jika masih bingung, silahkan hubungi kami di 08127388007 (Anton), Kami akan sangat senang bisa menjelaskan lebih detil.
Monday, May 25, 2015
5 Kota Dengan Akses Internet Tercepat Di Indonesia
Posted on 9:01 AM by Joko
Indonesia bisa dibilang merupakan negara yang masih kalah jauh dibanding negara lainnya soal kecepatan koneksi internet. Menurut informasi yang dikutip dari Net Index, Kamis (21/5/2015), Indonesia merupakan negara dimana kecepatan internetnya berkisar mencapai 5,33 Mbps.
Kecepatan koneksi internet yang mengalir di negeri ini pun menjadikan Indonesia sebagai negara ke 143 dari 198 negara yang terdaftar memiliki kecepatan internet di dunia. Data tersebut tentunya dikumpulkan dari proses uji kecepatan `Speedtest` yang dilakukan di setiap kota, dengan jarak server kurang dari 300 mil atau sekitar 482 kilometer.
Menduduki posisi ke-143, tentunya menjadikan Indonesia termasuk kategori negara yang memiliki koneksi internet lamban. Pun demikian, terdapat beberapa wilayah dimana para pengguna internet ternyata masih bisa `mencicipi` cepatnya koneksi internet yang lebih cepat dibanding wilayah lainnya.
Bahkan, dengan dukungan layanan ISP (Internet Service Provider) tertentu, aktivitas berinternet pun semakin lebih cepat dan nyaman. Penasaran apa saja nama kota yang memiliki koneksi internet super cepat di Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.
5. Bandung
Kota Kembang rupanya menduduki posisi kelima dalam daftar kota yang memiliki koneksi internet paling cepat di Indonesia dengan kecepatan 3,95 Mbps.
Bahkan, koneksi internet kota Bandung sudah dilengkapi dengan layanan 4G LTE yang telah disediakan beberapa provider, contohnya saja XL dan Telkomsel. Jaringan teknologi selular generasi keempat ini sudah bisa dinikmati di hampir 100% kotamadya Bandung.
Adapun lokasi-lokasi strategis di Bandung yang sudah terjangkau 4G adalah di mal, perkantoran, gedung pemerintahan, daerah residensial, dan tempat wisata.
Selain jaringan, provider layanan 4G LTE tersebut juga sudah melakukan berbagai persiapan dari sisi layanan dan produk, seperti kesiapan uSIM (simcard 4G), ponsel 4G, konten, dan titik-titik pelayanan.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyambut baik dengan peluncuran layanan 4G di Bandung. Dengan layanan ini masyarakat tidak akan dikesalkan dengan buffering atau jeda waktu saat mengakses internet.
4. Surabaya
Kali ini, kota Surabaya menduduki peringkat keempat. Surabaya memiliki koneksi internet tercepat dengan kecepatan 4,17 Mbps.
Kota Pahlawan ini pun kebagian layanan 4G dari Telkomsel yang sudah bisa dinikmati di mayoritas lokasi outdoor maupun indoor di dalam kota.
Layanan 4G dari Telkomsel juga sudah tersedia di lokasi strategis yang memiliki trafik penggunaan data cukup tinggi, seperti mal, perkantoran, kampus, gedung pemerintahan, tempat wisata, daerah residensial, dan bandar udara.
3. Bekasi
Ya, siapa sangka kota Bekasi menduduki peringkat ketiga. Bekasi ternyata memiliki koneksi internet dengan kecepatan 4,29 Mbps. Kota ini juga kebagian koneksi internet 4G dari beberapa provider, termasuk Telkomsel.
Sebelumnya di wilayah Jakarta, dalam keterangan resminya, Telkomsel mengaku telah melakukan penambahan lokasi jangkauan jaringan Telkomsel 4G LTE diperluas ke area Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Bekasi memang menjadi salah satu lokasi yang telah dilayani layanan Telkomsel 4G LTE. Dengan memiliki koneksi internet yang sangat mumpuni, hal ini diharapkan dapat mendukung kegiatan akademis dan proses belajar mengajar di kota tersebut.
2. Jakarta
Sang ibukota rupanya tidak menduduki peringkat pertama. Pun demikian, Jakarta merupakan kota yang memiliki koneksi internet sampai dengan 7,25 Mbps.
Soal layanan internet 4G, Jakarta pun sudah mendapatkan jatah hampir semua provider yang menawarkan layanan internet super cepat ini. Telkomsel pun akhirnya meluncurkan secara resmi layanan komersial mobile 4G LTE yang pertama di Indonesia.
Kehadiran teknologi selular generasi keempat ini bisa dinikmati di 200-an lokasi yang diidentifikasi memiliki trafik data tinggi di wilayah Jakarta.
Telkomsel 4G LTE didukung oleh jaringan yang beroperasi secara outdoor yang meliputi beberapa area di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur - antara lain Bandara Soekarno Hatta, area Sudirman, Semanggi, SCBD, Tanah Abang, Pondok Indah, Kebayoran Baru, dan Blok M.
Sedangkan untuk jaringan yang beroperasi secara indoor tersebar di 43 titik prominent high data traffic area, seperti mal, perkantoran, gedung pemerintahan daerah residensial, GraPARI Telkomsel, termasuk di dalamnya Gandaria City, Pacific Place, Senayan City, Plaza Indonesia, dan Kota Kasablanka.
1. Tangerang
Kota tetangga Jakarta justru menduduki peringkat pertama dengan koneksi internet tercepat di Indonesia, yakni dengan koneksi internet sampai dengan 7,8 Mbps.
Selain kota pinggiran seperti Bekasi, Tangerang sudah mendapatkan akses layanan 4G dari beberapa provider. Telkomsel pun tak mau kalah dengan melakukan penambahan lokasi jangkauan jaringan Telkomsel 4G yang tersebar di beberapa titik di Tangerang.
Layanan 4G yang beredar di wilayah Tangerang ini digelar di frekuensi 900MHz dengan lebar pita sebesar 5MHz, yang memiliki kecepatan akses data mencapai 36 Mbps.
Penetrasi sinyal 4G LTE ini diklaim dapat menjangkau ke dalam gedung atau rumah untuk wilayah perkotaan dan menjangkau wilayaah yang jauh untuk di luar perkotaan.
Sumber : Liputan6.com
Kecepatan koneksi internet yang mengalir di negeri ini pun menjadikan Indonesia sebagai negara ke 143 dari 198 negara yang terdaftar memiliki kecepatan internet di dunia. Data tersebut tentunya dikumpulkan dari proses uji kecepatan `Speedtest` yang dilakukan di setiap kota, dengan jarak server kurang dari 300 mil atau sekitar 482 kilometer.
Menduduki posisi ke-143, tentunya menjadikan Indonesia termasuk kategori negara yang memiliki koneksi internet lamban. Pun demikian, terdapat beberapa wilayah dimana para pengguna internet ternyata masih bisa `mencicipi` cepatnya koneksi internet yang lebih cepat dibanding wilayah lainnya.
Bahkan, dengan dukungan layanan ISP (Internet Service Provider) tertentu, aktivitas berinternet pun semakin lebih cepat dan nyaman. Penasaran apa saja nama kota yang memiliki koneksi internet super cepat di Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.
5. Bandung
Kota Kembang rupanya menduduki posisi kelima dalam daftar kota yang memiliki koneksi internet paling cepat di Indonesia dengan kecepatan 3,95 Mbps.
Bahkan, koneksi internet kota Bandung sudah dilengkapi dengan layanan 4G LTE yang telah disediakan beberapa provider, contohnya saja XL dan Telkomsel. Jaringan teknologi selular generasi keempat ini sudah bisa dinikmati di hampir 100% kotamadya Bandung.
Adapun lokasi-lokasi strategis di Bandung yang sudah terjangkau 4G adalah di mal, perkantoran, gedung pemerintahan, daerah residensial, dan tempat wisata.
Selain jaringan, provider layanan 4G LTE tersebut juga sudah melakukan berbagai persiapan dari sisi layanan dan produk, seperti kesiapan uSIM (simcard 4G), ponsel 4G, konten, dan titik-titik pelayanan.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menyambut baik dengan peluncuran layanan 4G di Bandung. Dengan layanan ini masyarakat tidak akan dikesalkan dengan buffering atau jeda waktu saat mengakses internet.
4. Surabaya
Kali ini, kota Surabaya menduduki peringkat keempat. Surabaya memiliki koneksi internet tercepat dengan kecepatan 4,17 Mbps.
Kota Pahlawan ini pun kebagian layanan 4G dari Telkomsel yang sudah bisa dinikmati di mayoritas lokasi outdoor maupun indoor di dalam kota.
Layanan 4G dari Telkomsel juga sudah tersedia di lokasi strategis yang memiliki trafik penggunaan data cukup tinggi, seperti mal, perkantoran, kampus, gedung pemerintahan, tempat wisata, daerah residensial, dan bandar udara.
3. Bekasi
Ya, siapa sangka kota Bekasi menduduki peringkat ketiga. Bekasi ternyata memiliki koneksi internet dengan kecepatan 4,29 Mbps. Kota ini juga kebagian koneksi internet 4G dari beberapa provider, termasuk Telkomsel.
Sebelumnya di wilayah Jakarta, dalam keterangan resminya, Telkomsel mengaku telah melakukan penambahan lokasi jangkauan jaringan Telkomsel 4G LTE diperluas ke area Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Bekasi memang menjadi salah satu lokasi yang telah dilayani layanan Telkomsel 4G LTE. Dengan memiliki koneksi internet yang sangat mumpuni, hal ini diharapkan dapat mendukung kegiatan akademis dan proses belajar mengajar di kota tersebut.
2. Jakarta
Sang ibukota rupanya tidak menduduki peringkat pertama. Pun demikian, Jakarta merupakan kota yang memiliki koneksi internet sampai dengan 7,25 Mbps.
Soal layanan internet 4G, Jakarta pun sudah mendapatkan jatah hampir semua provider yang menawarkan layanan internet super cepat ini. Telkomsel pun akhirnya meluncurkan secara resmi layanan komersial mobile 4G LTE yang pertama di Indonesia.
Kehadiran teknologi selular generasi keempat ini bisa dinikmati di 200-an lokasi yang diidentifikasi memiliki trafik data tinggi di wilayah Jakarta.
Telkomsel 4G LTE didukung oleh jaringan yang beroperasi secara outdoor yang meliputi beberapa area di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur - antara lain Bandara Soekarno Hatta, area Sudirman, Semanggi, SCBD, Tanah Abang, Pondok Indah, Kebayoran Baru, dan Blok M.
Sedangkan untuk jaringan yang beroperasi secara indoor tersebar di 43 titik prominent high data traffic area, seperti mal, perkantoran, gedung pemerintahan daerah residensial, GraPARI Telkomsel, termasuk di dalamnya Gandaria City, Pacific Place, Senayan City, Plaza Indonesia, dan Kota Kasablanka.
1. Tangerang
Kota tetangga Jakarta justru menduduki peringkat pertama dengan koneksi internet tercepat di Indonesia, yakni dengan koneksi internet sampai dengan 7,8 Mbps.
Selain kota pinggiran seperti Bekasi, Tangerang sudah mendapatkan akses layanan 4G dari beberapa provider. Telkomsel pun tak mau kalah dengan melakukan penambahan lokasi jangkauan jaringan Telkomsel 4G yang tersebar di beberapa titik di Tangerang.
Layanan 4G yang beredar di wilayah Tangerang ini digelar di frekuensi 900MHz dengan lebar pita sebesar 5MHz, yang memiliki kecepatan akses data mencapai 36 Mbps.
Penetrasi sinyal 4G LTE ini diklaim dapat menjangkau ke dalam gedung atau rumah untuk wilayah perkotaan dan menjangkau wilayaah yang jauh untuk di luar perkotaan.
Sumber : Liputan6.com
Google Brillo untuk IoT
Posted on 8:54 AM by Joko
Ajang Google I/O akan diselenggarakan dalam hitungan beberapa hari lagi. Perhelatan akbar ini dipastikan bakal menjadi sorotan lantaran bakal mengungkap banyak informasi terbaru terkait jajajran produk dan teknologi terkini besutan Google.
Selain diprediksi akan memperkenakan sistem operasi mobile anyarnya, Android M, pada ajang Google I/O nanti terungkap pula bahwa rupanya Google akan memamerkan sistem operasi khusus untuk jenis perangkat `Internet of Things` (IoT). Sistem operasi tersebut tidak ada hubungannya dengan Android, justru, Google malah memberi nama sistem operasi khusus IoT ini dengan nama `Brillo`.
Brillo dikhususkan bagi perangkat spesifikasi rendah yang memiliki RAM 32 MB atau 64 MB. Diprediksi bahwa nantinya, Brillo akan mempermudah para developer dalam membuat perangkat IoT.
Sejauh ini, memang belum ada sebuah sistem operasi khusus yang mumpuni untuk perngkat IoT. Untuk sementara, para vendor perangkat IoT umumnya harus membuat dan mengembangkan software aplikasinya sendiri.
Google mengungkap bahwa Brillo dapat digunakan untuk berbagai macam perangkat. Bahkan, Brillo akan tersedia gratis sama halnya dengan Android.
Google memang bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang berfokus ke teknologi internet, sebelumnya Samsung juga telah membeli sebuah startup IoT dengan nama SmartThing.
Sumber : Liputan6.com
Selain diprediksi akan memperkenakan sistem operasi mobile anyarnya, Android M, pada ajang Google I/O nanti terungkap pula bahwa rupanya Google akan memamerkan sistem operasi khusus untuk jenis perangkat `Internet of Things` (IoT). Sistem operasi tersebut tidak ada hubungannya dengan Android, justru, Google malah memberi nama sistem operasi khusus IoT ini dengan nama `Brillo`.
Brillo dikhususkan bagi perangkat spesifikasi rendah yang memiliki RAM 32 MB atau 64 MB. Diprediksi bahwa nantinya, Brillo akan mempermudah para developer dalam membuat perangkat IoT.
Sejauh ini, memang belum ada sebuah sistem operasi khusus yang mumpuni untuk perngkat IoT. Untuk sementara, para vendor perangkat IoT umumnya harus membuat dan mengembangkan software aplikasinya sendiri.
Google mengungkap bahwa Brillo dapat digunakan untuk berbagai macam perangkat. Bahkan, Brillo akan tersedia gratis sama halnya dengan Android.
Google memang bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang berfokus ke teknologi internet, sebelumnya Samsung juga telah membeli sebuah startup IoT dengan nama SmartThing.
Sumber : Liputan6.com
Subscribe to:
Posts (Atom)


